Selasa, 20 Maret 2012

SEARCH AND RESCUE (SAR)

SEARCH AND RESCUE
Search and  rescue (SAR) adalah kegiatan dan usaha mencari, menolong, dan menyelamatkan jiwa manusia yang hilang atau dikhawatirkan hilang atau menghadapi bahaya dalam musibah-musibah seperti pelayaran, penerbangan dan bencana .  Istilah SAR telah digunakan secara internasional tak heran jika sudah sangat mendunia sehingga  menjadi tidak asing bagi orang di belahan dunia manapun tidak terkecuali di Indonesia.  Operasi SAR dilaksanakan tidak hanya pada daerah dengan medan berat seperti di  laut,  hutan,  gurun  pasir,  tapi  juga  dilaksanakan  di  daerah  perkotaan.  Operasi  SAR  seharusnya dilakuan oleh personal yang memiliki ketrampilan dan teknik untuk tidak  membahayakan tim penolongnya sendiri maupun korbannya. Operasi SAR dilaksanakan  terhadap musibah penerbangan seperti pesawat jatuh, mendarat darurat dan lain-lain,  sementara  pada  musibah  pelayaran  bila  terjadi  kapal  tenggelam,  terbakar,  tabrakan, kandas dan lain-lain. Demikian juga terhadal adanya musibah lainnya seperti kebakaran,  gedung runtuh, kecelakaan kereta api dan lain-lain.
Unsur-unsur SAR
Dalam  kegiatan  SAR  ada  4  unsur  yang  bisa  dijadikan penentu  keterampilan  yang dibutuhkan sebagai penunjang suksesnya suatu tim sar dalam melakukan operasinya, yaitu :
1.      Lokasi  :  kemampuan  untuk  menentukan  lokasi  korban. Hal  ini  memerlukan pengetahuan  menangani  data  peristiwa,  keadaan  korban,  keadaan  medan  dan lainnya.
2.      Mencapai : kemampuan untuk mencapai korban. Hal ii memerlukan keterampilan mendaki  gunung,  rock  climbing,  cara  hidup  di  alam  bebas,  peta,  kompas, membaca jejak, dan lainnya
3.      Stabilisasi  :  kemampuan  untuk  menentramkan  korban  dalam  hal  ini  mutlak diperlukan pengetahuan P3K, gawat darurat dan lainnya.
4.      Evakuasi  :  kemampuan  membawa  korban.  Hal  ini  memerlukan  keterampilan seperti halnya “Mencapai”.

Tahapan SAR
Ada beberapa tahapan SAR, Yaitu :
1.      tahapan keragu-raguan, sadar bahwa keadaan darurat telah terjadi.
2.      tahapan  kesiapan,  melaksanakan  segla  sesuatunya  sebagai  tanggapan  terhadap suatu kecelakaan, termasuk juga menadpatkan segala informasi mengenai korban.
3.      tahapan perencanaan, pembuatan rencana yang efektif dan segala koordinasi yang diperlukan
4.      tahapan operasi, seluruh unit bertugas hingga misi SAR dinyatakan selesai
5.      tahapan  laporan,  terakhir  membuat  laporan  mengenai  misi  SAR  yang  telah dilaksanakan.

5 komentar: